Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Syeikh Akram Al Kaabi, Senin (14/3/2022) menuturkan, operasi Erbil menargetkan sarang para Zionis yang berlindung di sebuah keluarga yang dikenal sebagai orang bayaran.
Ia menambahkan, keluarga Barzani melindungi musuh Irak untuk melemahkan dan memecah belah negara ini, dengan tujuan supaya Wilayah Kurdistan lepas dari Irak.
Menurut Syeikh Akram Al Kaabi, keluarga Barzani inilah yang memberi perlindungan kepada kelompok teroris Mossad, sehingga memberi kesempatan pada siapa pun untuk menyerang mereka.
Di saat yang sama, Sekjen Al Nujaba Irak mendukung pembentukan komite pencari fakta terkait keberadaan Mossad di Irak.
"Komite ini harus bisa memperkuat kedaulatan Irak atas pemerintahan berkuasa di Erbil, dan mencegah pemberontakan lebih besar dari yang ada sekarang," imbuhnya.
Syeikh Akram Al Kaabi menegaskan, "Masalah ini jelas, dan kami mengucapkan selamat kepada mereka yang memerangi Daesh, dan Mossad Zionis, bersama kami, dan kami menerima kabar akurat bahwa operasi Erbil menewaskan sejumlah orang." (HS)
342/